Sebuah Organisasi penelitian yang sedang berusaha memperkuat diri. Menjalin pertemanan dan persahabatan dengan memberikan info-info yang menarik...berusaha membuat iklim penelitian di kampus pendidikan...
Obsesi yang terlalu tinggi dapat menjadikan seseorang tertekan secara moral. Dalam kancah pendidikan, sebuah proses bisa dimanipulasikan menjadi sebuah hasil singkat terkait dengan buah pikir. Terutama dalam hal menuliskan gagasan yang ada di dalam pikiran seorang insan akademia.
Dalam hidup, semua orang berlomba untuk menjadi yang terbaik. Terciptalah kompetisi yang mengajak seseorang melewati tahap demi tahap kesulitan untuk meraih tujuannya. Dalam hal buah karya seorang insane cendekia, tulisan, sudah sering terjadi pelanggaran karya hanya karena ingin menjadi seorang yang terbaik dalam tulisan. Pada akhirnya, menjiplak karya orang atau plagiat menjadi sebuah pilihan.
Belajar adalah sebuah proses, namun tidak sedikit yang mengabaikan arti pentingnya sebuah proses. Namun, sebuah proses tak akan ada hasilnya ketika terjadi sebuah tindakan yang tidak dilandasi dengan kejujuran. Plagiat adalah musuh terbesar dalam dunia akademis.
Memang, plagiat terlihat sepele akan tetapi hasilnya akan berdampak dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Di samping merugikan penulis asli, tindakan ini juga berdampak pada kecenderungan tidak berkembangnya ilmu pengetahuan. Bahwa sebuah karya aslilah yang dibutuhkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Pemutusan tindak plagiarisme hanya dapat dimulai dari pribadi masing-masing orang. Seorang tidak akan melakukan tindakan ini jika rasa kejujuran telah tertanam dalam diri setiap insan akademis.
Menanggapi plagiat yang sedang booming akhir-akhir ini, maka sudah seharusnya ketegasan dan keadilan dijunjung tinggi. Karena plagiat telah mencoreng muka pendidikan kita. Plagiat harus mendapatkan sanksi yang telah terdapat dalam UU Sisdiknas pasal 25, dicabut gelarnya atau ditindak dengan sanksi yang keras. Agar, plagiarisme tidak lagi menjadi sebuah budaya.
Manusia diciptakan dengan dilengkapi cipta, rasa dan karya. Perlengkapan inilah yang menjadikan manusia bisa menghasilkan sebuah karya kreatif dan inovatif. Keberadaan karya yang diciptakan oleh seseorang, pada saat ini kurang mendapatkan apresiasi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pelaku penjiplakan karya. Tentu saja tanpa meminta ijin pemilik tulisan tersebut. Penjiplakan juga marak di kalangan mahasiswa, terutama mahasiswa tingkat atas yang sedang menyelesaikan skripsi. Kalau kita lihat, tindakan illegal ini hanya dilakukan oleh mahasiswa yang mengedepankan nilai sebagai tujuan utama. Mahasiswa yang hanya mengejar nilai tanpa memperbaiki moral mereka. Di zaman modern yang sudah semakin cepat mengakses informasi ini, penyalahgunaan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) makin marak. Penjiplakan sendiri dapat kita lihat sebagai dua fenomena yang unik, yaitu yang disengaja dan yang tidak disengaja. Disengaja karena tidak memiliki kesadaran tinggi, tak sengaja karena mahasiswa cenderung apatis terhadap hal-hal kecil terkait status illegal sebuah karya. Jika mental plagiat telah tertanam dalam diri setiap mahasiswa, maka akan menjadikan generasi penerus sebagai generasi bermental plagiat. Kenyataan ini telah memangkas habis mental mahasiswa yang produktif dalam berkarya. Sudah seharusnya mahasiswa memangkas habis benih-benih plagiarisme dalam dirinya. Agar apresiasi moral dan pertanggungjawaban terhadap sebuah karya intelektual dapat dijamin.
Selasa 23 februari 10 kemarin, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakulatas Ilmu Pendidikan (BEM FIP REMA UNY) mengadakan diskusi pendidikan yang bertema tentang ujian nasional (UN). Acara ini diselenggarakan di depan sekretariat ormawa FIP, dengan pembicara bapak Sukamto anggota DPRD Provinsi DIY. Sebelumya acara dihadiri oleh pembicara lain yaitu bapak Eko Prasetyo, seorang dosen sekaligus seorang praktisi pendidikan dari Universitas Islam Indonesia (UII).
Acara diskusi ini bekerjasama dengan IMAKIPSI dan UKMF Musik CHAMPyang berperan memberikan hiburan dengan membawakan beberapa lagu dalam acara ini. Tujuan diadakan acara ini adalah sebagai bentuk awal dari sebuah loncatan BEM FIP UNY dalam mengangkat Isu UN. “IMAKIPSI pada tahun ini juga mengangkat isu yang sama denganBEM FIP”, kata Gesang selaku penanggung jawab diskusi. “Kebetulan tanggal 25-28 Februari nanti IMAKIPSI akan mengadakan RAKERNAS yang akan di adakan di BANTEN” tambahnya.
Acara dimulai dengan sambutan oleh ketua BEM FIP,Hasbi dan Pembantu Dekan III Bambang Saptono M.Si. Bapak Bambang Saptono berharap acara diskusi seperti ini bisa diadakan rutin setiap bulannya, mengingat acara diskusi seperti ini frekuensinya semakin berkurang.Jadi, dengan diskusi seperti ini diharapkan mahasiswa akan semakin menambah wawasan dalam mengasah keilmuannya.
“Saya adalah adalah generasi yang mengalami ujian nasioanal yang pertama” kata Bapak Sukamto. “Namun NEM (Nilai Ebtanas Murni) yang di pakai waktu itu tidak dipakai untuk menentukan kelulusan. NEM pada waktu itu digunakan sebagai data untuk masuk ke perguruan tinggi,” tambah beliau. Berbeda sekali dengan saat ini, yang justru hasil dari ujian nasioanal digunakan sebagai satu-satunya penentuan lulus atau tidaknya seorang murid. Jika hal ini terus berlangsung maka akan muncul kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan UN sendiri.
UN akan memaksa siswa, guru dan pemerintahan yang ada di daerah agar siswanya lulus dengan nilai yang baik. Hal inilah yang akan membuat indonesia akan semakin terpuruk dalam dunia pendidikan karena memberikan celah pada siswa untuk tidak jujur.
Diskusi yang berjalan lebih kurang satu jam ini memberikan banyak hal yang seharusnya dapat di ketahui oleh mahasiswa. Hal ini senada dengan peran mahasiswa sebagai “Agen Perubahan” yang akan membawa perubahan bagi negara kita tercinta Ini. HIDUP MAHASISWA, HIDUP MAHASISWA, HIDUP MAHASISWA.
Membentuk media yang kokoh untuk pencitraan organisasi
Misi
1. Membentuk forum media yang kokoh dan bergerak secara kontinyu
2. Pengembangan jaringan di fakultas dengan UKMF dan HIMA
3. Pengembangan jaringan eksternal dengan kunjungan ke media dan pihak lain
4. Membentuk forum diskusi penelitian.
5. Pengkaderan pengurus bidang keahlian media dan jaringan.
Gambaran Umum
Bidang media dan jaringan adalah bidang yang bergerak pada pencitraan organisasi. Pentingnya pencitraan adalah sebagai sarana untuk memperkenalkan organisasi agar semakin dekat dengan civitas akademika Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY.
Diakui atau tidak, selama ini media sebagai sarana pencitraan organisasi masih belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Padahal, sebuah organisasi membutuhkan publikasi untuk memperkenalkannya pada khalayak. Dengan adanya kedekatan, meskipun hanya dengan tulisan tetapi bisa mewakili kedekatan terhadap pihak lain.
Di samping itu, kedekatan organisasi berusaha dijembatani melalui jaringan yang sedang dibangun. Berusaha memperluasnya sedikit demi sedikit ke berbagai pihak, baik di dalam maupun luar organisasi. Harapannya, kedekatan terjalin semakin erat dengan pencitraan yang dilakukan secara terus-menerus.
Tentu saja, organisasi yang baik adalah organisasi yang dapat membentuk kader yang kokoh dan berkompeten di bidangnya. Untuk itulah, kemampuan anggota harus ditingkatkan melalui berbagai cara seperti melalui forum-forum diskusi dan konsultasi dengan ahlinya.
Staff
Kepala bidang :
Isdiyono
Sekretaris :
Novi Maesaroh
Bendahara :
Izza Aini Rosidah
Kadiv media :
Tara Ardyanto
Staff
Sukma Wijayanto
Galih Pranowo
Tri Lestari
Esti
Kadiv jaringan :
Tri Yogi Fitri Rahmantyo
Staff
Okta Nurwulan
Adhi Putri Rilianti
Ayu
Buletin merupakan program utama dari bidang media dan jaringan (medjar). Rencananya, waktu terbit adalah setiap satu bulan sekali. Buletin memiliki misi penting dalam pencitraan media yaitu sebagai pusat media propaganda dan informasi.
Adapun indikator yang digunakan untuk menilai keberhasilan adalah mampu terbit selama minimal 10 kali selama periode 2010. Nama bulletin UKMF Reality telah ditetapkan yaitu Re’magz, singkatan dari Reality’s Magazine.
2.Kunjungan media
Kunjungan media adalah sebuah program yang didesain khusus untuk memberikan pengalaman pengurus. Bagi bidang medjar sendiri, kunjungan ini memiliki arti penting untuk publikasi organisasi dan pembelajaran dengan media yang independen di bidang media.
Target dalam program ini adalah tercapai empat kali selama kepengurusan. Adapun tempat yang dituju adalah media massa yang terdapat di Yogyakarta, atau yang memiliki kantor cabang di Yogyakarta. Media yang ditunjuk adalah Kedaulatan Rakyat, Kompas, Harian Jogja (Harjo) dan Bernas Jogja.
3.Majalah
Sebagai organisasi yang bergerak di bidang penelitian, Reality membutuhkan media untuk pembelajaran terkait dengan publikasi karya. Dalam hal ini, reality berusaha memfasilitasi meski dalam ruang yang terbatas karya-karya mahasiswa FIP agar terdokumentasikan.
Target yang dibebankan adalah terbit dua kali selama kepengurusan yaitu di setiap akhir semester. Pelaksana adalah tim media yang sudah dibentuk dalam kepengurusan bidang media dan jaringan UKMF Reality. Majalah ilmiah reality dpertama kali terbit pada tahun 2009 dengan nama Abstract.
4.Studi komparatif
Studi komparatif adalah sebuah program yang didesain khusus untuk membandingkan kinerja UKMF Reality dengan organisasi yang lain. Baik organisasi yang bergerak di bidang penelitian ataupun pendidikan.
Pada kepengurusan tahun ini, UKMF Penelitian Reality melalui bidang medjar akan mengadakan studi komparatif ke televise edukasi (TVE). Hal ini penting untuk mengetahui ranah gerak TVE dalam bidang edukasi. Bahwa pendidikan tidak selalu terlibat dalam kegiatan pembelajaran di dalam kampus saja, tetapi dapat melalui kegiatan di lapangan.
5.Forum berlima
Forum berlima adlaah sebuah program khusus tahunan yang bertugas untuk menangani Stadium General penelitian di UNY. Kepanitiaan dibentuk dari semua fakultas yang ada di UNY, bergabung dengan pembagian tugas yang disepakati bersama-sama. Tujuan Forum Berlima adalah sebagai panitia yang menangani dan mengarahkan mahasiswa yang berminat dalam bidang penelitian.
Pelaksanaan Forum berlima dibentuk menjelang OSPEK dan hanya sekali terbentuk. Artinya, kepanitiaan ini resmi dibubarkan ketika kepanitiaan berakhir.
6.Blog & Fb
Blog dan facebook adalah sarana yang dipilih untuk mempublikasikan kegiatan yang dilaksanakan oleh Reality atau civitas akademika FIP UNY. Tujuannya adalah untuk memperluas jaringan dan informasi Reality agar dinikmati oleh mahasiswa FIP UNY secara luas dan mudah.
Dipilihnya kedua media ini adalah dengan mengingat bahwa kedua media maya ini akrab dalam keseharian mahasiswa. Sehingga, ketika mahasiswa sibuk dengan kegiatannya, mereka masih mungkin untuk mengakses informasi seputar penelitian dan aktivitas UKMF penelitian Reality.
7.Data base tulisan
Data base tulisan adalah sebuah program untuk mendokumentasikan tulisan-tulisan mahasiswa FIP UNY di media massa. Program ini dimaksudkan untuk mengumpulkan bukti keilmuan mahasiswa khususnya di bidang pendidikan dalam bentuk kumpulan tulisan.
Hal ini bentuk dukungan Reality dalam menghargai tulisan-tulisan mahasiswa FIP UNY. Bahwa salah satu aspek penting keilmuan mahasiswa dalam bidang pendidikan adalah sebuah pemikiran. Dengan pemikiran-pemikiran baru terhadap kenyataan di masyarakat adalah bentuk dinamika perkembangan keilmuan, terutama ilmu pendidikan.
Anggaran
Sesuai dengan GBHK dan AD-ART Reality 2010, maka sumber-sumber dana UKMF Penelitian Reality adalah berasal dari Fakultas dan sumber lain yang halal dan tidak mengikat. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung kegiatan yang telah tercantum dalam program.